INFO BEASISWA

Minggu, 22 Juli 2012

3 Faktor Utama Melamar Beasiswa di APU Jepang

KOMPAS.com - Meraih beasiswa studi di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), Beppu, Jepang, tidak sesulit yang dibayangkan. Bahkan, pelamar beasiswa tidak perlu menjadi top grade terlebih dahulu.
Begitulah setidaknya pengalaman Rahmat Mulyadi, salah seorang alumni Asia Pacific Management-APU bidang studi International Marketing.
Ada beberapa program beasiswa studi di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), Beppu, Jepang, terutama beasiswa bagi mahasiswa internasional seperti Indonesia. Umumnya beasiswa diberikan selama maksimal 4 tahun (hingga lulus) tanpa ikatan apapun. Dia bilang, pada saat melamar beasiswa di APU, tiga hal utama yang dilihat APU sebagai pemberi beasiswa adalah nilai akademik, tulisan/essay, dan interview.
Tidak perlu khawatir bisa berbahasa Jepang, karena perkuliahan di APU menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantarnya. Yang justeru perlu diperhatikan adalah proses seleksi beasiswa APU karena sangat ditentukan berdasarkan kualitas dokumen si pelamar.
"Kiat saya, pada tahun terakhir di SMA saya menggiatkan lagi belajarnya, sehingga hasilnya bagus," ujar peraih beasiswa APU yang kini menduduki posisi sebagai Executive & Advisor for Toyota Kamboja ini. 
Tak cukup nilai akademik. Menurut Rahmat, dua hal selanjutnya yang menentukan adalah essay dan wawancara. 
"Kalau untuk perguruan tinggi Jepang mungkin lebih dilihat karakter kita seperti apa, apakah kita punya motivasi untuk menyelesaikan pendidikan sepenuhnya atau kelak tidak berhenti setengah jalan saat studi nanti," kata Rahmat.
Di luar 3 syarat formal itu, lanjut Rahmat, hal lain perlu dijadikan tips adalah mencari informasi dari teman atau kakak kelas seandainya memang punya. Semua informasi terbaru tentang beasiswa sangat berharga untuk digali.
"Nasihat dari kakak-kakak kelas, kebetulan sahabat saya sudah di sana pada saat itu, sangat berguna. Selain itu, saya juga minta nasihat dari kantor cabang APU di Jakarta, saya sering telepon ke sana saat itu, terutama mengenai essay kita (proof reading)," tutur Rahmat .
Ragam beasiswa
Beasiswa yang diberikan APU hanya mencakup 124 SKS selama 4 tahun untuk mahasiswa tahun pertama (first year student), 94 SKS selama 3 tahun untuk mahasiswa transfer tahun kedua (second year transfer student), dan 62 SKS selama 2 tahun untuk mahasiswa transfer tahun ketiga (third year transfer student). Namun, program beasiswa ini tidak berlaku jika mahasiswa mengambil SKS tambahan, atau memutuskan untuk kuliah lebih dari 4 tahun.
Adapun beberapa pilihan beasiswanya meliputi:
- Pra Enrollment: mencakup beasiswa program 100 persen, beasiswa program 80 persen, beasiswa program 65 persen, beasiswa program 50 persen, beasiswa 30 persen, dan Honor Scholarship.
- Untuk program beasiswa 100 persen, biaya kuliah ditanggung semua oleh universitas, tanpa biaya tiket dan biaya hidup. Begitu pula dengan program 80 persen, universitas membayarkan 80 persen biaya kuliah dan seterusnya.
- Sementara Honor Scholarship adalah beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi senilai 600.000 yen per tahun. Mahasiswa hanya membayar uang pangkal 130.000 yen, tiket pesawat, dan biaya kuliah 1.200.000-1.375.000 yen per tahun serta biaya hidup, dan bisa digabungkan dengan beasiswa APU lainnya.
- Ada pula yang disebut dengan Beasiswa Pasca-enrollment, yaitu beasiswa internal untuk mahasiswa yang telah berada di Jepang, berprestasi serta memenuhi persyaratan. Selain itu, ada beasiswa eksternal yang diberikan untuk mahasiswa internasional, dan 19 macam beasiswa yang diberikan bagi yang memiliki student visa.
Nah, jika mulai tertarik berburu beasiswa, Anda bisa mendapatkan free application form dengan datang langsung ke APU Indonesia Information Center di Summitmas Tower 1 - Lantai 10 Jl Jend. Sudirman Kav 61-62, Jakarta Selatan, atau menghubungi telepon 021-2523708, atau melalui email ke univrpap@pacific.net.id. Anda juga bisa mengunjungi situs web APU http://www.apu.ac.jp.
Selamat berburu!
sumber : 
http://edukasi.kompas.com/read/2012/07/11/10411886/3.Faktor.Utama.Melamar.Beasiswa.di.APU.Jepang

Beberapa Beasiswa di APU yang Perlu Dicermati

KOMPAS.com - Ada beberapa program beasiswa studi di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), terutama beasiswa bagi mahasiswa asing di APU, Beppu, Jepang. Umumnya beasiswa diberikan selama maksimal 4 tahun (hingga lulus) tanpa ikatan apapun.
Tidak perlu khawatir bisa berbahasa Jepang, karena perkuliahan di APU menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantarnya. Yang justeru perlu diperhatikan adalah proses seleksi beasiswa APU karena sangat ditentukan berdasarkan kualitas dokumen, meski tanpa tes tertulis dan wawancara. 
Beasiswa yang diberikan APU hanya mencakup 124 SKS selama 4 tahun untuk mahasiswa tahun pertama (first year student), 94 SKS selama 3 tahun untuk mahasiswa transfer tahun kedua (second year transfer student), dan 62 SKS selama 2 tahun untuk mahasiswa transfer tahun ketiga (third year transfer student). Namun, program beasiswa ini tidak berlaku jika mahasiswa mengambil SKS tambahan, atau memutuskan untuk kuliah lebih dari 4 tahun.
Adapun beberapa pilihan beasiswanya meliputi:
- Pra Enrollment: mencakup beasiswa program 100 persen, beasiswa program 80 persen, beasiswa program 65 persen, beasiswa program 50 persen, beasiswa 30 persen, dan Honor Scholarship.
- Untuk program beasiswa 100 persen, biaya kuliah ditanggung semua oleh universitas, tanpa biaya tiket dan biaya hidup. Begitu pula dengan program 80 persen, universitas membayarkan 80 persen biaya kuliah dan seterusnya.
- Sementara Honor Scholarship adalah beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi senilai 600.000 yen per tahun. Mahasiswa hanya membayar uang pangkal 130.000 yen, tiket pesawat, dan biaya kuliah 1.200.000-1.375.000 yen per tahun serta biaya hidup, dan bisa digabungkan dengan beasiswa APU lainnya.
- Ada pula yang disebut dengan Beasiswa Pasca-enrollment, yaitu beasiswa internal untuk mahasiswa yang telah berada di Jepang, berprestasi serta memenuhi persyaratan. Selain itu, ada beasiswa eksternal yang diberikan untuk mahasiswa internasional, dan 19 macam beasiswa yang diberikan bagi yang memiliki student visa.
Jika mulai tertarik berburu beasiswa, Anda bisa mendapatkan free application form dengan datang langsung ke APU Indonesia Information Center di Summitmas Tower 1 - Lantai 10 Jl Jend. Sudirman Kav 61-62, Jakarta Selatan, atau menghubungi telepon 021-2523708, atau melalui email ke univrpap@pacific.net.id. Anda juga bisa mengunjungi situs web APU http://www.apu.ac.jp.
Selamat berburu! 
http://edukasi.kompas.com/read/2012/07/09/15163882/Beberapa.Beasiswa.di.APU.yang.Perlu.Dicermati

Beasiswa S-1 untuk UI dan Prasetiya Mulya

DEPOK - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan Prasetiya Mulya Business School (PMBS) berkesempatan meraih beasiswa dari PT Samsung Electronics ini. Tentu saja, penerima beasiswa tersebut harus memenuhi beberapa kriteria. Apa saja?

Head of Corporate Marketing PT Samsung Electronics Ricky Suhendar menyebut, beasiswa yang tercantum dalam nota kesepahaman antara UI dan Samsung Electrics Indonesia akan diberikan kepada mahasiswa semester tiga. "Beasiswa itu akan menanggung biaya perkuliahan mereka dari semester tiga hingga selesai S-1. Namun, tiap semester akan terus dipantau prestasi akademis mereka melalui konsultasi dan bimbingan," kata Ricky usai acara penandatanganan nota kesepahaman pemberian beasiswa di Perpustakaan UI, Depok, Jumat (20/7/2012).

Ricky mengungkap, para penerima beasiswa ini harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 dan kemampuan kepemimpinan yang baik. Para penerima beasiswa ini tidak berasal dari jurusan tertentu tapi berasal dari berbagai jurusan. "Untuk calon penerima beasiswa, pihak kampus yang melakukan seleksi. Kemudian, dari daftar tersebut akan kami seleksi lagi," ujarnya.

Menurut Ricky, tidak ada kuota yang ditetapkan untuk para penerima beasiswa program perdana ini. Pihaknya, kata Ricky memang tidak menggarisbawahi dari sisi jumlah, melainkan pada wujud kepedulian Samsung dalam pendidikan.  Hingga saat ini, program kerjasama tersebut hanya mencakup dua universitas. Ke depan, lanjutnya, program ini akan dikembangkan dan makin luas. "Maunya banyak universitas. Tapi dari diskusi internal dipilihlah dua universitas tersebut," imbuhnya.

Mengenai kesempatan magang atau menjadi karyawan selepas kuliah, lanjut Ricky, tidak termasuk dalam nota kesepahaman. "Tidak ada perjanjian untuk menjadi karyawan tapi para penerima beasiswa ini dibidik untuk training di Samsung Electrics Indonesia," tandasnya.

Managing Director PT Samsung Indonesia Yoo Young Kim menjelaskan, program pemberian beasiswa yang baru saja ditandatangani perjanjiannya ini merupakan bagian dari upaya Samsung memperluas kesempatan masyarakat dalam menempuh pendidikan tinggi. Kim menyitir, data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menunjukkan, pada 2011 angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di tanah Air hanya 23 persen.

"Kami menyadari pentingnya generasi penerus bagi sebuah bangsa. Maka, kerjasama ini merupakan sebuah program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Samsung Electronics Indonesia dalam bentuk beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa S-1," ujar Kim.

Kim menyebut, selain memberikan beasiswa, pihaknya bersedia berbagi pengalaman tentang bisnis maupun elektronik kepada mahasiswa melalui perkuliahan. "Kami juga membagikan pengalaman sebagai praktisi di dunia bisnis dengan para mahasiswa sebagai pembicara tamu di beberapa mata kuliah," tuturnya menambahkan.

Sementara itu, Rektor UI Gumilar Rosliwa Somantri mengutarakan, program kerjasama ini harus terus dikembangkan. "Ini merupakan kerjasama yang perlu terus didorong karena mendekatkan industri dan universitas. Samsung merupakan sebuah perusahan yang kompatibel sehingga mahasiswa dapat belajar banyak," ungkap Gumilar.(rfa)
sumber : http://kampus.okezone.com/read/2012/07/20/368/666028/beasiswa-s-1-untuk-ui-dan-prasetiya-mulya 

Sabtu, 21 Mei 2011

BAZIS Jaktim Beri Beasiswa 690 Siswa

JAKARTA - Badan Amal Zakat Infaq dan Shadaqah Jakarta Timur (BAZIS Jaktim), memberi beasiswa kepada 690 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mahasiswa yang berprestasi, tetapi secara ekonomi tidak mampu. Beasiswa diserahkan di kantor walikota Jaktim, Rabu (18/5/2011). Nilai beasiswa yang diberikan mencapai Rp 1,416 miliar.
Kepala Kantor BAZIS Jaktim, Chaerudin Hasan mengatakan, ke-690 peserta didik ini terdiri dari 400 pelajar SMA, dan 290 mahasiswa. Sebanyak 111 pelajar SMA adalah para penerima beasiswa lanjutan tahun lalu.
Sebanyak 115 siswa di antaranya diusulkan kepala sekolah masing-masing kepada kepala seksi pendidikan menengah kecamatan Jaktim. "Sebanyak 150 mahasiswa adalah penerima beasiswa lanjutan," ujar Chaerudin, usai membagikan beasiswa.
Ia menambahkan, dari beasiswa senilai Rp 1,416 miliar, sebanyak Rp 720 juta untuk beasiswa pelajar SMA, sedang dana Rp 696 juta, diserahkan untuk beasiswa mahasiswa.
Dengan demikian, setiap pelajar SMA menerima beasiswa Rp 1,8 juta per tahun, sedang setiap mahasiwa menerima beasiswa Rp 2,4 juta per tahun. Seluruh beasiswa ini berasal dari dana BAZIS, tahun 2010.
Chaerudin berharap, para penerima beasiswa bisa menjadi teladan sebagai Muzaki, Munfiq (pembayar infaq) dan Mutashadiq (pembayar shadaqah).
Tahun ini BAZIS Jaktim juga akan melunasi tunggakan SPP pelajar SD dan SMP swasta serta SMA negeri dan swasta. Selain itu, BAZIS memberi santunan kepada 1.000 anak yatim piatu yang berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD). Besarnya bantuan belum diketahui.
Walikota Jaktim Murdhani yang hadir dalam acara penyerahan beasiswa itu berharap, para penerima beasiswa termotivas meningkatkan kualitas dan kreatifitasnya untuk kemaslahatan publik.
Ia berpendapat, pemberian beasiswa ini memelihara kepercayaan masyarakat penyumbang dana.Tercatat total dana yang berhasil dikumpulkan tahun 2010 mencapai Rp 12,2 Miliar.
"Saya berharap, para penerima beasiswa belajar sunguh-sungguh, meraih prestasi di sekolah maupun perguruan tinggi masing-masing. Manfaatkan beasiswa ini sebaik mungkin," ucap Murdhani. 

http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/18/15021734/BAZIS.Jaktim.Beri.Beasiswa.690.Siswa

Yuk... DAAD Buka Beasiswa ke Jerman!

KOMPAS.com - Dinas Pertukaran Akademis Jerman atau The German Academic Exchange Service (Deutscher Akademischer Austausch Dienst/DAAD) masih membuka kesempatan beasiswa studi pascasarjana di perguruan tinggi di Jerman. Beasiswa dibuka untuk tahun akademik 2012/2013.
Beasiswa ini diperuntukkan bagi staf pengajar/dosen perguruan tinggi, peneliti profesional muda yang ingin meraih gelar dan berpengalaman kerja selama dua tahun di sektor-sektor pemerintah atau institusi swasta. Beberapa bidang studi yang dibuka untuk beasiswa ini adalah Ekonomi/Bisnis Administrasi/Ekonomi Politik/Kerjasama Pembangunan, Teknik, Matematika, Perencanaan Daerah, Pertanian dan Ilmu Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kesehatan Masyarakat, Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pendidikan, serta  Ilmu Komunikasi. 
Bagi yang berminat, informasi lengkap mengenai syarat-syarat usia calon penerima beasiswa, bahasa, atau skema beasiswa bisa dilihat di http://www.daadjkt.org. Batas waktu untuk beasiswa tahun akademik 2012/2013 ini sampai 28 Juli 2011. 

http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/19/16154454/Yuk.DAAD.Buka.Beasiswa.ke.Jerman

Beasiswa & Biaya Riset di ITS

JAKARTA - Salah satu program magister yang tercantum dalam program beasiswa unggulan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) adalah Jurusan Teknik Industri (JTI) di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya.

Prodi yang berada dalam naungan Program Magister Teknik Industri ITS ini kembali membuka kesempatan meraih beasiswa unggulan Kemendiknas kepada para alumni S-1 dari berbagai jurusan. Mereka yang bisa mendaftar beasiswa ini adalah alumnus atau para mahasiswa S-1 ITS yang akan diwisuda semester ini dalam bidang Teknik, Matematika, Statistika, Manajemen, Akuntansi, Pertanian, Teknologi Informasi, dan jurusan relevan lainnya dari PTN/PTS berakreditasi Kemdiknas.

Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya pendidikan selama maksimal empat semester di JTI ITS dan biaya riset. Mereka yang berprestasi bahkan dapat mengikuti Program Dual Degree dengan Department of Industrial Management, NTUST Taiwan pada tahun kedua.

Pendaftar program ini harus memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,25 dan nilai hasil Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 450 atau yang sederajat dan diakui oleh ITS.

Calon peserta program beasiswa JTI ITS juga harus memiliki skor TOEFL minimal 500 (Institusional), 475 (Internasional), dan IELTS minimal 5,5. TOEFL dan TPA bisa dilaksanakan di UPT Bahasa dan Budaya ITS ataupun di institusi yang diakui oleh JTI-ITS, namun dengan konfirmasi terlebih dahulu.

Pendaftar yang sudah memenuhi persyaratan tersebut mengisi formulir pendaftaran Beasiswa Unggulan yang bisa didapatkan di laman http://beasiswa.dikti.go.id/bu. Jangan lupa lampirkan ijasah dan Transkrip nilai Pendidikan terakhir yakni S-1 atau sederajat yang dilegalisasi.

Seleksi yang dilakukan ITS meliputi Test Seleksi Bidang dan wawancara di Prodi Pascasarjana JTI ITS.

Informasi lengkap bisa Anda dapatkan melalui saudari Rahayu di Student Service Center JTI-ITS dengan nomor telepon (031) 5939361, Fax: (031) 5939362, atau email: rahayu_w@ie.its.ac.id.(rfa) 

http://kampus.okezone.com/read/2011/05/07/368/454465/beasiswa-biaya-riset-di-its

Beasiswa Double Degree dari UI&Universitas Canberra

JAKARTA - Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Faculty of Information Sciences and Engineering, University of Canberra (ISE-UC) menyediakan beasiswa double degree bagi mahasiswa terpilih.

Program double degree ini merupakan program pendidikan vokasi yang bertujuan mengembangkan lulusan master untuk tenaga pengajar politeknik, khususnya bidang Teknologi Informasi (TI) terapan. Para peserta program beasiswa ini akan dibiayai sepenuhnya oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).

Peserta program akan menempuh masa studi dua tahun. Tahun pertama perkuliahan ditempuh di Magister Teknologi Informasi Universitas Indonesia (MTI-UI). Tahun berikutnya, peserta menempuh studi di Master of Information Technology University of Canberra (MIT-UC) termasuk untuk penyelesaian tesis/karya akhir. Namun, program ini bukanlah program terminal, sehingga lulusan program ini berhak untuk melanjutkan ke jenjang doktoral.

Pelamar harus terdaftar sebagai dosen atau calon dosen politeknik negeri atau swasta dengan usia tidak lebih dari 40 tahun. Mereka harus memiliki ijazah S-1 atau D-IV pada bidang Ilmu Komputer/Informatika, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, maupun bidang-bidang lain yang terkait seperti Teknik Elektronika dan Matematika.

Nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) yang disyaratkan ialah 2,75. Pelamar juga harus mengantongi nilai TOEFL (boleh institusional) minimum 500 atau nilai IELTS minimum 5.0.

Peserta yang diterima adalah mereka yang lulus seleksi yang diselenggarakan UI. Dan mereka harus sudah meraih nilai IELTS minimal 6,0 sebelum berangkat ke University of Canberra pada tahun kedua.

Selain biaya kuliah dan biaya hidup, para penerima beasiswa akan mendapatkan akses internet dan email, akses ke laboratorium komputer, akses perpustakaan dan jurnal online, serta berbagai fasilitas yang diberikan oleh Universitas Indonesia dan University of Canberra. Alumnus program double degree ini akan mendapatkan gelar Magister Teknologi Informasi dari UI dan Master of Information Technology dari University of Canberra.

Pendaftaran dilakukan secara online pada 3-24 Juni 2011 melalui situs http://penerimaan. ui.ac.id. Pilihlah program studi Magister Teknologi Informasi. Ujian saringan dijadwalkan pada 3 Juli 2011 dengan materi Tes Potensi Akademik (TPA) serta Kemampuan Bahasa Inggris.

Selain melakukan pendaftaran secara online, peserta juga diwajibkan untuk mengirim Surat Ketertarikan mengikuti program Joint Degree ini ke Sekretariat Program Joint Degree MTI UI-UC dengan alamat:

Sekretariat Program Joint Degree MTI UI-UC

Program Studi Magister Teknologi Informasi (MTI)
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia
Gedung Pusat Ilmu Komputer
Jalan Salemba Raya 4, Jakarta Pusat, 10430

Para calon pendaftar perlu memperhatikan ketentuan berikut. Dosen tetap Politeknik Negeri/Swasta silahkan mendaftar program beasiswa BPPS untuk tahun pertama perkuliahan di UI (http://beasiswa.dikti.go.id/bpps) dan dan beasiswa Pendidikan S2/S3 Luar Negeri untuk tahun kedua di University of Canberra (http://beasiswa.dikti.go.id/).

Sementara, calon dosen politeknik bisa mendaftar program beasiswa Unggulan Dikti. Informasi beasiswa unggulan Dikti bisa dilihat di laman http://beasiswa.dikti.go.id/bu.

Informasi lebih lengkap bisa Anda dapatkan melalui bagian Humas Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia dengan alamat email: humas@cs.ui. ac.id, telp: 021-7863419, atau menyimak laman http://mti.cs.ui.ac.id.(rfa) 

http://kampus.okezone.com/read/2011/05/07/368/454464/beasiswa-double-degree-dari-ui-universitas-canberra

Beasiswa Pariwisata Untukmu!

JAKARTA - Kamu berminat kuliah di jurusan Pariwisata dan sedang mencari beasiswa? Coba saja kirim lamaran ke Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti.

STP Trisakti menyediakan beasiswa penuh hasil kerja sama Yayasan Trisakti dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) bagi kamu yang lulus seleksi.

Syaratnya, kamu adalah lulusan sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), atau yang sederajat tahun akademik 2010/2011. Usiamu tidak melebihi 20 tahun per 30 Mei 2011.

Syarat lainnya, nilai rata-rata rapormu kelas X-XII secara akumulasi minimal 7,7. Siapkan fotokopi rapormu tersebut yang telah dilegalisasi oleh kepala sekolah. Kamu yang memiliki prestasi baik akademik maupun non-akademik, dan atau meraih nilai UN rata-rata 8,0 juga bisa mendaftar.

Kirimkan surat lamaran beasiswamu dilampiri fotokopi kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP), dan fotokopi sertifikat juara (bagi yg memiliki prestasi). Kamu juga perlu melampirkan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

Kirimkan berkas lamaranmu ke:
STP Trisakti
Jalan IKPN Tanah Kusir,
Bintaro, Jakarta Selatan 12330

Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lengkap dengan menghubungi nomor telepon 021-7377736/38/39/40 ext.502, atau membuka laman www.stptrisakti.ac.id. Deadlinenya 30 Mei 2011, ya!(rfa) 

http://kampus.okezone.com/read/2011/05/09/368/455066/beasiswa-pariwisata-untukmu

Tersedia, 20 Beasiswa dari Uni Emirat Arab

JAKARTA - Pemerintah Uni Emirat Arab menyediakan 20 beasiswa magister melalui Irena Scholarship Programme. Beasiswa diberikan untuk menempuh studi di Abu Dhabi, tepatnya di delapan bidang kajian pada program Magister of Science Masdar Institute of Science and Technology.

Penerima beasiswa Irena akan mendapatkan kesempatan menghadiri program kuliah khusus yang bertujuan mempromosikan dan menginformasikan perkembangan terbaru dalam dunia energi yang terbarukan.

Program beasiswa Irena dibuka untuk masa studi dua tahun. Program dibuka untuk bidang kajian Chemical Engineering, Computing and Information Science, Electrical Power Engineering, Engineering Systems and Management, Materials Science and Engineering, Mechanical Engineering, Microsystems Engineering, serta Water and Environmental Engineering.
Peserta program Irena Scholars akan mendapatkan beasiswa penuh meliputi biaya kuliah, biaya buku teks, laptop, asuransi kesehatan, biaya hidup, dan biaya transportasi.

Tertarik menjadi peserta program ini? Simak persyaratannya. Kamu haruslah memiliki gelar sarjana dalam bidang studi sains, teknik, maupun teknologi informasi dan prestasi akademik yang baik. Nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)-mu minimal 3,0 (skala 4).

Kamu juga harus menguasai bahasa Inggris baik secara lisan maupun tulisan. Ini dibuktikan dengan nilai TOEFL minimal 91 (IBT) dalam TOEFL internasional. Sedangkan nilai IELTS-mu minimal 6,5. Syarat lainnya, nilai tes Graduate Record Examination (GRE) yang kami raih minimal 700.

Selain kriteria tersebut, panitia program Irena Scholars juga memperhatikan beberapa hal lain. Pendaftar dengan ketertarikan tinggi pada spesialisasi program yang ditawarkan akan mendapat perhatian lebih. Nilai tambah juga diberikan kepada mereka yang memiliki pengetahuan tentang energi yang terbarukan atau mereka yang sudah pernah berkarier di bidang yang terkait. Selain itu, pendaftar dari negara berkembang yang memenuhi kualifikasi akan menjadi prioritas dalam Irena Scholars.
Siap mendaftar? Klik laman  www.masdar.ac.ae/programs/MastersProgram.php untuk informasi lebih lanjut. Ada baiknya kamu juga mempelajari 'Student Academic Handbook' yang dikeluarkan Masdar Institute. Deadline-nya 31 Mei ya!(rfa) 

http://kampus.okezone.com/read/2011/05/13/368/456805/tersedia-20-beasiswa-dari-uni-emirat-arab

Dibuka, Beasiswa Manajemen Perairan!

JAKARTA - Sejumlah perguruan tinggi Australia membuka program beasiswa International Water Centre's Master of Integrated Water Management in 2012.
International Water Centre mengalokasikan sejumlah beasiswa penuh dan sebagian tiap tahun bagi para mahasiswa Australia dan pelajar internasional. Beasiswa tersebut diberikan untuk melanjutkan studi dalam program Master bidang Integrated Water Management untuk studi penuh atau paruh waktu.

Program Master of Integrated Water Management (MIWM) mendidik para mahasiswa dari seluruh dunia dengan integrasi kemampuan kepemimpinan dan manajemen. Kemampuan tersebut adalah bekal mereka untuk menjadi bagian dari kelompok elit pemimpin bidang pengelolaan air yang menyediakan berbagai solusi holistik dan berkelanjutan dalam tantangan perubahan iklim dan pengelolaan air secara global.

Perguruan-perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini antara lain University of Queensland, Griffith University, Monash University, dan The University of Western Australia.

Pendaftaran dibuka hingga 1 Agustus 2011, dan program ini dimulai pada Februari 2012 mendatang.

Para peminat bisa mengunjungi laman http://www.watercentre.org/water-leader-scholarships-2012-2013-now-open-1 untuk informasi lebih lengkap.(rfa)

Dicari, Empat Peneliti Wanita Indonesia

JAKARTA - Program UNESCO-L’Oreal International Fellowship for Young Women in Life Sciences 2012 mencari empat kandidat peneliti wanita terbaik dari seluruh Tanah Air.

Program ini merupakan program penelitian dalam bidang life sciences selama 6-12 bulan. Peserta program merupakan wakil wanita dari seluruh dunia yang akan memberikan kontribusi solusi berbagai permasalahan kehidupan.

Calon kandidat adalah wanita berusia maksimal 35 tahun dan memiliki gelar S-3 atau yang sedang menempuh studi doktoral. Mereka yang dapat melamar untuk program ini berasal program studi biologi, biokimia, bioteknologi, agrikultur, medis, farmasi, dan fisiologi.

Pelamar juga harus memiliki kemampuan bahasa Inggris atau Prancis. Selain itu, panitia akan memberikan perhatian khusus kepada pelamar dari negara berkembang.

Kandidat dipilih melalui kompetisi terbuka untuk menentukan 15 fellowship dari seluruh dunia. Tiap negara anggota UNESCO dapat mengirimkan empat nama calon yang memenuhi kualifikasi melalui proses seleksi secara nasional.

Informasi lebih lengkap dapat ditelusuri di laman UNESCO. Tenggat waktu pendaftaran adalah 30 Juni 2011.(rfa)

Kuota SNMPTN Masih Ada

BANDUNG- Bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN), kesempatan mendaftar di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) masih terbuka lebar sebelum ditutup pada 24 Mei 2011.

Humas Panitia Lokal SNMPTN Bandung, Weny Widyowati menyebutkan, hingga Jumat 20 Mei 2011, peminat SNMPTN memang terus meningkat meski belum mencapai kuota. Sekira seminggu menjelang pelaksanaan ujian tertulis  SNMPTN, jumlah pendaftar sudah mencapai angka sekira 29.000 orang.

“Kuota SNMPTN yang kami siapakan 30.000 kursi. Tetapi kami akan memfasilitasi kalau jumlah peserta melebihi kuota yang kami siapkan,” kata Weny.

Ujian tulis SNMPTN sendiri, kata Weny, akan diselenggarakan selama dua hari, yakni 31  Mei dan 1 Juni 2011. Ujian tulis 31 Mei 2011 meliputi tes potensi akademik dan tes bidang studi dasar yang terdiri dari mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Tes berikutnya, 1 Juni 2011, diisi dengan tes bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Untuk studi IPA tes meliputi mata pelajaran Matematika, Biologi, Kimia dan Fisika. Sedangkan tes studi IPS meliputi mata pelajaran Sosiologi, Sejarah, Geografi dan Ekonomi.

Bagi peserta yang memilih studi Ilmu Pengetahuan Campuran (IPC), pada 1 Juni tesnya dilakukan dua kali, yaitu tes mata pelajaran IPA dan IPS yang dilakukan dalam waktu yag berbeda.

Weny juga mengingatkan, saat mengikuti ujian jangan lupa peserta menyiapkan kartu bukti pendaftaran. Kartu ini harus diisi pasfoto yang sesuai ketentuan. “Hasil SNMPTN 2011 akan diumumkan 30 Juni 2011, yang dapat dilihat di website www.snmptn.ac.id atau melalui media massa,” jelasnya.(rfa) 

http://kampus.okezone.com/read/2011/05/21/373/459531/kuota-snmptn-masih-ada

Berwirausaha, Anak Butuh "Role Model"

JAKARTA - Jiwa wirausaha perlu ditanamkan dalam diri anak sejak belia. Wirausaha bukan sekadar soal berjualan atau bisnis sampingan. Karakter entreprenuer lebih menyasar pada kepribadian yang kreatif, ulet, gigih, percaya diri, dan mandiri.
Anak bisa melatih dirinya mempelajari karakter wirausaha ini melalui pendidikan informal, dengan dukungan orangtua dan lingkungannya. Dengan begitu, anak akan tumbuh menjadi pribadi mandiri dan berprestasi, dalam setiap sisi kehidupannya.
Sembilan perempuan wirausaha, finalis Ernst & Young Entrepreneur Award, memiliki kepedulian tersebut. Para perempuan yang sukses berwirausaha ini meluncurkan Group Social Responsibility, program pelatihan wirausaha selama enam bulan bagi anak putus sekolah.
Lita Mucharom, koordinator Group Social Responsibility, mengatakan fokus utama program ini memang menyasar pada anak putus sekolah usia 17-25 tahun, perempuan, dan memiliki semangat serta motivasi tinggi untuk mengembangkan potensi diri menjadi entreprenuer.
"Jiwa entrepeneur bisa diasah dengan mengubah mindset dan memberikan motivasi kepada anak dan remaja. Anak membutuhkan role model. Anak juga perlu diberikan pemahaman bahwa menjadi berbeda itu baik. Identitas diri tak harus seragam, sama dengan kebanyakan orang. Anak perlu dilatih mandiri dan diyakinkan bahwa mereka bisa menyokong ekonomi," jelas Lita kepada Kompas.com di sela bincang-bincang wirausaha di Jakarta beberapa waktu lalu.
Role model Lita mengatakan, anak membutuhkan role model untuk melatih jiwa kewirausahaan pada dirinya. Role model bisa berasal dari orang dewasa yang sukses berwirausaha, atau anak seusianya.
Namun, jika Lita dan delapan pebisnis perempuan ingin berbagi pengalaman pada remaja perempuan, lain lagi dengan kisah Natasya Asriati (12) dari Tangerang, Banten. Gadis belia akrab disapa Acha ini, secara alami, melatih karakter kewirausahaan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Saat berusia delapan tahun, Acha belajar menjajakan makanan yang dibuatnya sendiri, kepada lingkungan di sekitar tempat tinggalnya.
"Saat SD, sekitar usia delapan tahun, Acha berjualan pisang goreng di rumah. Acha memang senang memasak. Begitu melihat ada pisang di rumah, ia punya ide untuk menggorengnya, lalu menjualnya di sekitar rumah. Sayang katanya kalau pisang itu tidak dimanfaatkan. Acha membuat pisang goreng dengan menggunakan kompor minyak, memasak dan menjualnya sendiri, tanpa minta bantuan," tutur Nurwati (50), ibu Acha.
Nurwati mengakui, Kreativitas, keberanian, percaya diri dan mandiri memang menonjol dalam diri Acha. Karakter ini tak lahir dengan sendirinya. Nurwati menilai, kemandirian dan kepercayaan diri terbangun dalam diri anak perempuan ini karena perlakuan setara dan kebebasan di keluarga.
"Acha anak perempuan satu-satunya, dengan dua kakak laki-laki. Ketika melihat kakaknya bebas bermain bola dan sepeda, ia pun melakukan hal yang sama, dan keluarga tidak membatasi. Meski begitu ia juga senang membantu saya memasak di dapur. Ia selalu bertanya bumbu masakan dan cara membuat makanan yang sedang diolahnya bersama saya. Dari pengalaman ini, Acha belajar banyak hal," tutur Nurwati yang mengaku kemandirian pada diri anak perempuannya terlatih secara alami tanpa konsep maupun teori.
Melalui kisah Acha, terbukti bahwa rasa ingin tahu anak yang dikuatkan dengan dukungan keluarga, menghasilkan pribadi mandiri yang kreatif. Pengalaman masa kecil perempuan belia kelahiran 14 Mei 1999 inilah yang kemudian membentuk pribadi mandiri.
Siswi tingkat satu SMP ini dikenal sebagai pribadi yang aktif dan mandiri. Setidaknya, karakter ini bisa menjadi modal dasar semangat dan jiwa kewirausahaan yang bisa terus diasah dalam diri anak muda.

4.000 Siswa Miskin Bakal Dapat Beasiswa

MATARAM — Sekitar 4.000 siswa tingkat sekolah menengah yang berasal dari keluarga kurang mampu memperoleh beasiswa dari Kementerian Pendidikan Nasional agar bisa menyelesaikan sekolah hingga tuntas.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Nusa Tenggara Barat (NTB) H Lalu Basri di Mataram, Jumat (20/5/2011), mengatakan, total beasiswa untuk siswa SMA dan SMK kurang mampu dari Kementerian Pendidikan Nasional tahun anggaran 2011 mencapai Rp 8 miliar lebih.
"Dana beasiswa itu akan dialokasikan untuk sekitar 1.000 siswa SMK negeri dan sekitar 3.000 siswa SMA negeri yang kurang mampu," ujarnya.
Basri menyebutkan, setiap siswa akan memperoleh dana bantuan pendidikan Rp 65.000 per bulan. Uang tersebut diarahkan untuk membeli kebutuhan sekolah, seperti sepatu dan buku.
Penyaluran beasiswa direncanakan dilakukan pada Juni 2011, sesuai dengan harapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menginginkan segala bentuk bantuan sosial kepada masyarakat disalurkan secepatnya.
Basri mengatakan, penyaluran dana bantuan dilakukan melalui Biro Keuangan Sekretariat Daerah NTB ke rekening sekolah penerima beasiswa.
"Siswa yang memperoleh beasiswa berasal dari keluarga kurang mampu dan diusulkan oleh sekolahnya," ujarnya.
Ia menjelaskan, Kementerian Pendidikan Nasional mengalokasikan anggaran untuk beasiswa bagi siswa menengah dari keluarga kurang mampu sebagai salah satu upaya agar siswa miskin bisa mengenyam pendidikan yang layak.
Bantuan dana pendidikan itu juga dalam rangka menekan angka putus sekolah, khususnya di tingkat sekolah menengah, serta untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar dan Angka Partisipasi Masyarakat di tingkat sekolah menengah.
Basri juga menegaskan, bantuan dana pendidikan bagi siswa kurang mampu tidak boleh dimanfaatkan pihak sekolah untuk hal-hal yang bersifat di luar kebutuhan siswa.
"Pemberian beasiswa itu sebagai salah satu upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan di NTB. Kami berharap masyarakat bisa berperan serta dalam pengawasan pengelolaan dana bantuan pendidikan bagi siswa miskin tersebut," katanya. 

http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/20/1815369/4.000.Siswa.Miskin.Bakal.Dapat.Beasiswa

Raih Nilai Tertinggi Dapat Rp 2,5 Juta

MALANG, — Peraih nilai ujian nasional (UN) tertinggi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 2,5 juta.
Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Malang Suwandi, Jumat (20/5/2011), mengatakan, ada empat siswa yang meraih nilai UN tertinggi atau masing-masing jurusan satu siswa. Peraih nilai UN tertinggi itu berasal dari sekolah berbeda.
Peraih nilai UN tertinggi SMA jurusan IPA adalah Rika Damayanti dari SMAN 1 Bantur dengan nilai 55,30 atau rata-rata 9,2. Jurusan IPS diraih oleh Umamah dari SMAN Turen dengan nilai 53,50.
Untuk jurusan bahasa diraih oleh Riyan Nuansa Dirga dari SMAN 1 Kepanjen dengan nilai 54,10 dan untuk kategori SMK diraih oleh Nur Aziza dari SMKN Turen dengan nilai 37,50.
"Peraih nilai UN tertinggi dari masing-masing jurusan dan SMK ini diberi reward berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp 2,5 juta. Nominalnya memang tidak besar, tetapi paling tidak ada perhatian bagi siswa-siswi yang berprestasi," kata Suwandi.
Ia berharap uang tersebut bisa digunakan untuk biaya pendaftaran ke jenjang yang lebih tinggi (kuliah). Hadiah ini juga diharapkan bisa menjadi pemicu bagi siswa lain untuk belajar lebih giat dan lebih berprestasi.
Dengan demikian, lanjut Suwandi, pada pelaksanaan ujian nasional tahun 2012 siswa lebih matang dalam mempersiapkan diri. "Bukan berarti mereka belajar hanya untuk mengejar reward dari Diknas, tetapi mereka belajar benar-benar untuk dirinya agar lebih berprestasi," tegasnya.
Hadiah tersebut diberikan bersamaan dengan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2011 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Di Kota Malang, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA juga menyiapkan sejumlah hadiah bagi siswa-siswi peraih nilai UN tertinggi dari tiga jurusan, yakni IPA, IPS, dan Bahasa.
Selain siswa-siswi peraih nilai UN tertinggi, guru bidang studi peraih nilai UN tertinggi juga diberikan hadiah. Hanya saja, nominal hadiah yang diberikan tersebut dirahasiakan.
Peraih nilai UN tertinggi SMA negeri program IPA diraih oleh Rizal Danang Dwi Cahyono dari SMAN 1 dengan nilai 56,70, program IPS diraih oleh Chairina Utama dari SMAN 2 dengan nilai 54,60, dan program Bahasa diraih oleh Ayu Sukma dari SMAN 9 dengan nilai 53,00.
Sementara nilai UN tertinggi SMA swasta seluruhnya diraih oleh siswa-siswi SMAK St Yusup, yakni program IPA oleh Vicky Riana Handayani dengan nilai 56,80, program IPS oleh Alfano Harun dengan nilai 52,70, dan program Bahasa oleh Angela Maria Flavia Hartono dengan nilai 51,40. 

http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/20/18230647/Raih.Nilai.Tertinggi.Dapat.Rp.2.5.Juta

Yuk, Belajar Bisnis Tanpa Modal!

JAKARTA, - Untuk pertama kalinya Start Up Weekend diselenggarakan di Indonesia. Sebanyak 325 kegiatan serupa sudah dilaksanakan di seluruh dunia dan menghasilkan 503 bisnis baru.
Program Start Up Weekend pertama di Indonesia itu masuk dalam rangkaian Global Entrepreneurship Week Indonesia 2011. Program ini digelar atas kerjasama Universitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC) dan Indonesia Technopreneur Community (ITC).
Tahun ini, tema yang disusung adalah Sukses Start Up Tanpa Modal. Alasannya, untuk memulai usaha bukan semata-mata bermodalkan uang. Akan tetapi, gagasan atau idelah yang menjadi hal terpenting dalam kesuksesan bisnis baru.
Kegiatan berlangsung selama 54 jam atau tiga hari yang dimulai Jumat (20/5/2011) hingga Minggu (22/5/2011), di International Design School-Epicentrum Walk lantai 3, Rasuna Said, Jakarta Selatan. Sekitar 100 orang Indonesia dengan latar belakang beragam, seperti IT developer, marketer, product manager, dan calon wirausahawan berkumpul bersama untuk berbagi ide, membangun tim, membuat produk atau perencanaan bisnis, serta meluncurkan bisnisnya tersebut.
Antonius Tanan, Presiden Universitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC), mengatakan kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang belajar soal entrepreneurship.
"Karena di sini para peserta dapat menyalurkan ide-ide terbaiknya yang masih terpendam untuk dimunculkan dan diwujudkan ke dalam bisnis," kata Antonius. 
Dia mencontohkan, wirausahawan muda yang sukses, Anto, alumni UCEC perdana dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, beberapa tahun lalu. Alumni UGM ini memulai usaha tanpa modal.
"Mimpinya yang ingin sama suksesnya seperti Bapak Ciputra sebagai pengusaha properti digantung tinggi. Dengan bermodalkan gagasan pencarian investor dan komunikasi yang baik dengan pemilik tanah, ia telah berhasil menjadi pengusaha properti dengan proyek senilai Rp 500 juta," cerita Antonius.
Antonius mengatakan, negeri ini butuh anak-anak muda yang mau menjadi wirausahawan. Sementara itu, Ciputra mengatakan jika Indonesia punya empat juta entrepreneur, perekonomian Indonesia akan semakin maju dan kesejahteraan masyarakat bukan lagi mimpi.
Dalam kegiatan ini, para peserta Startup Weekend akan dibimbing untuk mewujudkan ide bisnisnya dan mampu membangun bisnis baru tanpa modal.
"Kita berharap, menjamurnya para pengusaha pencipta kerja yang inovatif dan kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di negara ini dan menekan tingkat pengangguran," jelas Nico Budianto, panitia penyelenggara. 

http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/20/19440269/Yuk.Belajar.Bisnis.Tanpa.Modal

Minggu, 06 Maret 2011

4 Pelajar Indonesia di Lomba Wirausaha

SANGATTA, KOMPAS.com — Empat pelajar terbaik Indonesia terpilih untuk mewakili Indonesia dalam lomba kewirausahaan tingkat internasional di Cordoba, Argentina, 9-14 Mei 2011.
"Mereka akan bersaing dengan ratusan pelajar lain dari 12 negara di dunia," kata Kepala Bidang Pendidikan Lanjutan dan Menengah Dinas Pendidikan Kutai Timur, Kalimantan Timur, Wagiman, Sabtu (5/3/2011).
Menurut Wagiman, empat pelajar Indonesia yang menjadi duta Indonesia itu berasal dari empat provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur yang diwakili siswa SMA Negeri 1 Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur.
"Saya sendiri yang akan memimpin delegasi pelajar Indonesia yang tergabung dalam Prestasi Junior Indonesia (PJI) ke negara Maradona dan akan meninggalkan Indonesia pada 7 Mei 2011," kata Wagiman melalui telepon selulernya.
Ia mengatakan, Direktur Umum PJI Utami dan Direktur Operasional PJI Robert Kartinen yang memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk mendampingi empat pelajar Indonesia ke Argentina itu.
Menurut dia, empat pelajar yang terpilih itu telah diseleksi dengan sangat ketat oleh tim independen dari PJI sejak Februari lalu. Materi seleksi meliputi bahasa Inggris dan kewirausahaan.
Prestasi Junior bekerja sama dengan Junior Achievement Worldwide melaksanakan program Prestasi Junior, seperti JA Job Shadow dan Simulasi Bisnis JA TITAN untuk mempersiapkan generasi muda menjadi wirausahawan yang inovatif dan menjadi bagian dari tenaga kerja yang tepat guna.
Pelajar Indonesia akan mempresentasikan pendidikan kewirausahaan, inisiatif pengembangan kecerdasan, dan keahlian berbisnis. Mereka akan bersaing dengan pelajar SMU pilihan dari Asia, Australia, Afrika, Amerika, dan Eropa.
Menurut Wagiman, inisiatif Pengembangan Keahlian Kecerdasan Berbisnis akan memiliki dampak besar terhadap kemampuan siswa-siswi agar bisa sukses berkompetisi di perekonomian global.
Selain akan mempresentasikan kewirausahaan, pelajar Indonesia juga akan mempresentasikan potensi dan obyek wisata Indonesia. "Ini merupakan kesempatan yang bagus dan tepat untuk mempromosikan pariwisata Kalimantan Timur dan khususnya Kutai Timur karena potensinya menjanjikan," ujarnya.

sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/05/1947111/4.Pelajar.Indonesia.di.Lomba.Wirausaha

527.850 Siswa SD Putus Sekolah

JAKARTA, KOMPAS.com - Penurunan peringkat Indonesia dalam indeks pembangunan pendidikan untuk semua (Education for All) tahun 2011, salah satunya disebabkan tingginya angka putus sekolah di jenjang sekolah dasar. Sebanyak 527.850 anak atau 1,7 persen dari 31,05 juta anak SD putus sekolah setiap tahunnya.
Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNESCO) merilis indeks pembangunan pendidikan (education development index) dalam EFA Global Monitoring Report 2011. Peringkat Indonesia turun pada posisi ke-69 dari 127 negara.
Tahun lalu, posisi Indonesia ke-65. Dari empat indikator penilaian, penurunan drastis terjadi pada nilai angka bertahan siswa hingga kelas V SD. Pada laporan terbaru nilainya 0,862, sedangkan tahun 2010 mencapai 0,928. Indikator lain, angka melek huruf pada usia 15 tahun ke atas juga tak beranjak signifikan.
Anak-anak putus sekolah usia SD dikhawatirkan kembali bermasalah dalam baca dan tulis. Jika digabung dengan siswa SD yang tak bisa melanjutkan ke jenjang SMP, siswa yang hanya mengenyam pendidikan SD bertambah. Lulusan SD yang tak dapat ke SMP tercatat 720.000 Siswa (18,4 persen) dari lulusan SD tiap tahunnya.
Putus sekolah di jenjang SD itu terutama faktor ekonomi. Ada anak yang belum pernah sekolah, ada yang putus di tengah jalan karena ketiadaan biaya.
Untuk mengatasi ancaman putus sekolah pada keluarga tak mampu, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh membuat program ramah sosial terhadap kelompok itu. Kucuran beasiswa bagi siswa miskin mulai tingkat SD hingga perguruan tinggi diperbanyak agar memutus rantai kemiskinan keluarga. (ELN)

sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/04/10323346/527.850.Siswa.SD.Putus.Sekolah

Variasi Soal UN Bikin Siswa Sulit Curang

MAGELANG, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, dalam pelaksanaan ujian nasional tahun ini, setiap mata ujian terdiri atas lima jenis soal yang berbeda untuk meminimalkan kecurangan.
"Kalau sebelumnya hanya dua jenis soal setiap mata ujian, tahun ini setiap kelas ada lima jenis soal untuk mata pelajaran yang sama untuk lebih meminimalkan kecurangan siswa agar tidak saling menyontek," katanya di Magelang, Minggu (6/3/2011).
Menurut dia, sistem tersebut sudah diujicobakan kepada para peserta UN, dan hasilnya cukup memuaskan.
"Saya tidak mengatakan UN tahun sebelumnya banyak kecurangan. Tetapi, ini hanya untuk meminimalkan terjadinya kecurangan itu," ujarnya menegaskan.
Kemungkinan kecurangan lain yang akan dimimalkan adalah pengetatan distribusi soal UN karena proses ini rawan kebocoran.
"Di percetakan akan diawasi, distribusi menuju ke rayon juga diawasi hingga soal benar-benar sampai di sekolah. Intinya akan diminimalkan kebocoran sebelum ujian," ujarnya.
Pengetatan ujian nasional juga dilakukan pada pengawasan oleh tim independen. Ujian tahun ini akan kembali melibatkan dosen-dosen perguruan tinggi sebagai pengawas. Ujian nasional SMP dan SMA sederajat tahun ini akan digelar April mendatang.
Hingga awal Maret ini, persiapan UN sudah mulai dilakukan dengan melakukan lelang terbuka untuk pelaksana percetakan soal-soal ujian. Bulan April 2011, pemenang tender akan diumumkan.
Kementrian Pendidikan Nasional sudah mempersiapkan anggaran sebanyak Rp 500 miliar untuk UN tahun 2011. Anggaran tersebut diambil dari APBN.
sumber :http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/06/15382547/Variasi.Soal.UN.Bikin.Siswa.Sulit.Curang

Komnas Anak Sayangkan 8 Siswi SMK Di-DO

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Nasional Perlindungan Anak menyayangkan kebijakan SMK P di Kota Bogor, Jawa Barat, mengenakan sanksi drop out terhadap 8 siswinya lantaran menulis status di Facebook. Keputusan itu dinilai melanggar hak anak atas pendidikan.
"Tindakan SMK P dinilai mencederai hak anak tersebut atas pendidikan juga melanggar kemerdekaan berpendapat," kata Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, saat dihubungi wartawan, Jumat (4/3/2011) di Jakarta. Nama delapan pelajar SMK P yang dipecat itu adalah PM (17), DA (18), FP (17), Ri (18), FL (17), Ag (18), Mu (18), dan SR (17).
Dalam Pasal 54 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak disebutkan, lingkungan sekolah menjadi zona bebas kekerasan. Arist menerangkan, kekerasan tersebut meliputi fisik dan psikis. "Dalam Pasal 49 tercantum dengan jelas bahwa anak punya hak untuk mendapatkan pengajaran atau pendidikan tanpa diskriminasi," ungkapnya.
Menurut Arist, apa yang dialami para murid SMK P di Kota Bogor itu adalah kekerasan psikis. Apalagi, akibat dari kebijakan itu, mereka kesulitan mencari sekolah baru. "Tidak ada alasan bagi pihak sekolah untuk mengeluarkan muridnya. Ini jelas pelanggaran kemerdekaan seseorang," ucap Arist.
Arist pun mendukung kebijakan Kepala SMK P yang menyatakan siap menerima kembali delapan siswi yang sempat mengadu ke DPRD Kota Bogor itu. "Pihak sekolah diminta mengembalikan mereka ke bangku sekolah," pintanya.
Seperti diberitakan Warta Kota, Jumat ini, para siswi yang jadi korban dipanggil Komisi D DPRD Kota Bogor untuk dimintai keterangan. Mereka kemudian menceritakan kesulitan mencari sekolah baru setelah dikeluarkan dari SMK P, termasuk soal tulisan di Facebook yang berisi kritikan terhadap sekolah mereka.
Menanggapi permasalahan itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Bogor Laniasari Davis mengeluarkan rekomendasi agar para pelajar yang dikenai sanksi sanksi drop out (DO) itu bisa melanjutkan kembali pendidikannya. Anggota Komisi D, Mulyadi, meminta pihak sekolah untuk mengawasi dan menjamin pendidikan para korban DO itu.

SUMBER : http://edukasi.kompas.com/read/2011/03/04/11091830/Komnas.Anak.Sayangkan.8.Siswi.SMK.Di-DO

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Modern Warfare 3